Raden Intan — Perkuat deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), Klinik Pratama Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) bersama Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sukarame adakan pemeriksaan gratis. (Rabu, 16/09/2026)
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PTM yang diselenggarakan oleh Puskesmas Sukarame untuk melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit serta memantau kondisi kesehatan masyarakat. Program tersebut telah berlangsung di lingkungan UIN RIL sejak tahun 2019 dan terus dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak kampus. Sebelum Klinik Pratama UIN RIL berdiri, pemeriksaan dilakukan di Aula Rektorat dan kemudian berlanjut di Klinik Pratama UIN RIL.
Pada tahun 2026, kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, yakni pada bulan Mei dan Agustus, serta kembali digelar pada September. Pemeriksaan kali ini dilakukan di Klinik Pratama UIN RIL selama dua hari, yang dimulai pada Rabu, 16 September s.d. Kamis, 17 September 2026, sejak pukul 08.00-12.00 WIB, dengan tujuan untuk menekan angka PTM seperti hipertensi dan diabetes yang belakangan ini marak terjadi di kalangan mahasiswa akibat pola hidup tidak sehat.
Pemeriksaan yang disediakan meliputi tekanan darah, berat dan tinggi badan, gula darah, Human Immunodeficiency Virus (HIV), skrining jiwa, sifilis, deteksi dini kanker payudara, hingga Inspeksi Visual Asetat (IVA) untuk deteksi dini kanker serviks.
Sasaran kegiatan ini mencakup mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pedagang di lingkungan kampus, hingga orang tua mahasiswa. Peserta cukup membawa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mencantumkan nomor Handphone tanpa ada batasan kuota. Pada hari pertama pelaksanaan cek kesehatan gratis, sekitar 90 peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan.
Ns. Jeni Veronika Sinurat, S.Kep., selaku perwakilan Puskesmas Sukarame, menjelaskan bahwa peserta dengan hasil pemeriksaan tidak normal akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama sesuai kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masing-masing.
Nur Mama Harani, mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah (AKS), menjadi salah satu peserta yang menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memenuhi syarat beasiswa Bank Indonesia (BI). Ia mengatakan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar meski sempat terkendala karena kehilangan KTP.
“Saya mengikuti cek kesehatan gratis untuk memenuhi syarat beasiswa Bank Indonesia. Prosesnya juga lancar, petugasnya ramah, meskipun KTP saya hilang, tetapi dimudahkan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” ujarnya.
Selanjutnya, Tiara Indah Kirana selaku peserta pemeriksaan mengatakan bahwa ia mengetahui informasi cek kesehatan gratis dari Instagram dan turut mengikuti pemeriksaan untuk melengkapi syarat beasiswa.
“Saya mengetahui ada cek kesehatan gratis dari Instagram dan ikut tes untuk melengkapi syarat-syarat beasiswa,” ujarnya.
Selain itu, Pihak Puskesmas Sukarame menyampaikan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut hingga tahun depan, bahkan berpeluang diperluas dengan melibatkan praktik mahasiswa Fakultas Kedokteran di Puskesmas Sukarame. Senada dengan itu, pihak Klinik Pratama UIN RIL berharap kegiatan ini dapat terus menjaga status kesehatan seluruh civitas akademika, karena pencegahan dinilai lebih baik daripada mengobati.
Reporter: Desmia
Editor: Byline





