Delapan Delegasi UIN RIL Laksanakan Pembukaan KKN Nusantara Tahun 2026 di Banten

Raden Intan — Delapan delegasi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) laksanakan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara di Banten. (Rabu, 15/07/2026).

Pembukaan KKN Nusantara 2026 tepatnya dilaksanakan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten dengan tema “Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi, Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam”. Kegiatan ini menjadi awal mula berkumpulnya 240 mahasiswa dari 42 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia, kemudian pelepasan sekaligus penerjunan baru akan dilaksanakan esok hari pada 16 Juli 2026.

Delapan delegasi peserta KKN Nusantara tersebut juga turut mewakili setiap fakultas yang ada di UIN RIL. Ahmad Zaky Fergus mewakili Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Amanda Sharfina Mahawisnu mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dewi Larasati mewakili Fakultas Psikologi (FPI), Maftuh Rafly Ramadhan mewakili Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Nur Apiah mewakili Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Nur Kholis Farihatun Nida mewakili Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Rizki Trima Hendra mewakili Fakultas Syariah (FS) serta Vilza Azzahra mewakili Fakultas Adab (FA).

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. H. Muhammad Ishom, M.A., selaku Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar. M.A., selaku Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), H. Yandri Susanto, S.Pt.,M.Si., selaku Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., selaku Direktur Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementrian Agama (Kemenag), Staf Khusus Menteri Agama, Staf Ahli Gubernur Provinsi Banten, segenap jajaran pimpinan UIN SMH Banten, serta seluruh peserta KKN Nusantara 2026.

Dalam sambutannya, Menag RI menyampaikan bahwa dengan adanya KKN Nusantara ini membuktikan bahwa mahasiswa bukan sekadar akan menjadi ilmuan dan intelektual.

“Dalam KKN ini, Ananda sekalian memiliki amanah yang tidak bisa disukseskan tanpa adanya sabar dan ikhlas. KKN Nusantara ini juga bukan untuk membuktikan bahwa Ananda adalah sekadar ilmuwan dan intelektual, tetapi puncak bagi Ananda untuk mencari ilmu serta menjadi cendekiawan,” ujarnya.

Vilza Azzahra, peserta KKN Nusantara 2026 menyampaikan bahwa dengan adanya KKN Nusantara ini mempertemukannya dengan berbagai mahasiswa dari PTKIN se-Indonesia.

“Kegiatan seperti ini tentu sangat mengesankan karena saya dapat bertemu dan berkolaborasi dengan delegasi-delegasi mahasiswa dari berbagai PTKIN se-Indonesia, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat,” ucapnya.

Adapun Nur Kholis Farihatun Nida yang juga merupakan peserta KKN Nusantara 2026 berharap semoga dengan adanya kegiatan ini banyak hal yang dapat dipelajari serta diaplikasikan di kehidupan bermasyarakat. Ia juga berharap semoga UIN RIL semakin dikenal lebih luas melalui prestasi-prestasinya.

Reporter: Aline

Editor: Novel

Pos terkait