Penajaman Anggaran Kembali Pusatkan KKN UIN RIL di Bandar Lampung

Raden Intan — Penajaman anggaran kembali memusatkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) di Kota Bandar Lampung. (Selasa, 21/07/2026).

Pelaksanaan KKN pada tahun ini masih menggunakan skema yang sama seperti tahun sebelumnya dengan memusatkan lokasi pengabdian di Kota Bandar Lampung.

Dr. Eko Kuswanto, S.Si., M.Si., selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN RIL mengatakan bahwa pelaksanaan KKN selalu menyesuaikan kondisi, termasuk kondisi perubahan kebijakan anggaran. Sejak tahun 2025 pemerintah telah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, sedangkan pada 2026 kebijakan tersebut berlanjut dalam bentuk penajaman anggaran.

“Tahun 2025 itu efisiensi anggaran, sedangkan tahun 2026 dilakukan penajaman anggaran sehingga anggaran yang kami terima kembali mengalami penurunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat LP2M harus mencari berbagai terobosan agar pelaksanaan KKN tetap berjalan tanpa mengurangi mutu maupun makna pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pemusatan lokasi KKN di Bandar Lampung bukan semata-mata karena faktor kedekatan.

“Bandar Lampung, khususnya kawasan pesisir, masih memiliki banyak persoalan seperti permukiman kumuh, abrasi, banjir, dan persoalan sosial lainnya yang membutuhkan keterlibatan mahasiswa,” tambahnya.

Selain penyesuaian anggaran, keterlambatan penetapan lokasi turut memengaruhi jadwal pelaksanaan KKN tahun ini. Ia mengatakan kepastian anggaran dan perizinan dari pemerintah daerah baru diperoleh pada saat-saat terakhir sehingga proses pembagian kelompok dan persiapan lainnya baru dapat dilakukan setelah seluruh kepastian anggaran selesai. Meski demikian, pelaksanaan KKN pada tanggal 1–31 Agustus telah melalui pertimbangan akademik dan dinilai tidak mengganggu jadwal perkuliahan mahasiswa.

Sementara itu, mahasiswa peserta KKN Transformatif UIN RIL, M. Taufik Afiandi, mengungkap harapannya untuk pelaksanaan KKN UIN RIL ke depannya.

“Saya berharap, ke depannya nanti, UIN RIL dapat memilih lokasi yang lebih strategis untuk pelaksanaan KKN. Karena jika dilihat, banyak sekali daerah di Lampung ini yang belum terjangkau oleh masyarakat. Berbeda dengan Bandar Lampung yang sudah cukup memumpuni,” ungkapnya.

Rep: Eksemplar & Pretail
Editor: Aline

Pos terkait