Raden Intan — Asah nalar kritis mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Hukum Ekonomi Syariah (HES) gelar Fakultas Syariah (FASYA) Law Fair II tahun 2026. (Senin, 11/05/26).
FASYA Law Fair merupakan perlombaan debat yang diselenggarakan oleh HMJ HES berkolaborasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKM-F) Law Debate Community (LDC), dengan tujuan untuk mengasah nalar kritis mahasiswa dan meningkatkan potensi mahasiswa di bidang debat.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Basket Fakultas Syariah (FS) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) sejak pukul 08.00 s.d. selesai, dengan mengusung tema “Ruang Argumentasi dan Intelektualitas: Menakar Rasionalitas Kebijakan Politik dalam Bingkai Hukum di Indonesia”.
FASYA Law Fair 2026 merupakan kali kedua diselenggarakan. Kemudian pada tahun ini dilaksanakan selama dua hari yakni sejak tanggal 11 s.d. 12 Mei 2026, dengan dua perlombaan yakni lomba debat dan orasi.
Turut dihadiri oleh Dr. Efa Rodiah Nur, M.H., selaku Dekan FS, Dr. Liky Faizal, S.Sos.,M.H., selaku Wakil Dekan (Wadek) I FS, Dr. Abdul Qodir Zaelani, S.H.I, M.A., selaku Wadek III FS, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) lingkup (UIN RIL), 50 peserta lomba yang merupakan mahasiswa dari berbagai universitas seperti UIN RIL, Universitas Lampung (UNILA), Universitas Bandar Lampung (UBL), dan Universitas Malahayati (UNMAL), serta 87 tamu undangan.
Muhammad Iqbal Riyansyah selaku ketua HMJ HES berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar, tidak ada hambatan dan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri terutama dibidang debat dan orasi.
Suci Wulansari, salah satu peserta lomba dari UIN RIL mengungkapkan perasaannya setelah mengikuti perlombaan.
“Saya merasa sangat senang bisa mengikuti perlombaan ini. Karena dapat mengasah kemampuan, menambah pengalaman dan memperluas wawasan serta literasi baru bagi saya,” ungkapnya
Selanjutnya, Aulia R.A salah satu peserta lomba dari UNILA menyampaikan harapannya untuk para peserta yang telah mengikuti perlombaan.
“Saya berharap temen-temen yang yang mengikuti perlombaan ini mendapatkan pembelajaran terkait hukum dan menjadi lebih sadar terhadap potensi yang dimilikinya,” ungkapnya.
Rep: Fani & Nelsya
Editor: Byline





