Pusat PKK UIN RIL Adakan Layanan Self Awarness dan Psikotes Kesiapan Kerja Mahasiswa

Raden Intan — Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Karir (PKK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) adakan Layanan Self Awarness dan Psikotes Kesiapan Kerja mahasiswa. (Jum’at, 24/04/26).

Layanan Self Awareness dan Psikotes Kesiapan Kerja merupakan program yang dilaksanakan oleh Pusat PKK UIN RIL setiap tahunnya. Program ini menggabungkan self awareness dan psikotes untuk mengukur kemampuan, kepribadian, serta potensi diri mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yakni sejak 22 s.d. 24 April 2026 pukul 09.00 s.d selesai, di Gedung Information and Communication Technology (ICT) UIN RIL, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.

Tes ini diikuti oleh 1.000 peserta, yang terbagi dalam beberapa fakultas. 250 mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), 150 mahasiswa Fakultas Syariah (FS), 50 mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), 100 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), 150 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI), 50 mahasiswa Fakultas Adab (FA), 150 mahasiswa Fakultas Psikologi Islam (FPI), serta 100 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).

Rizky Agung Nugraha, S.E., selaku pengawas menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membekali mahasiswa sebagai calon alumni agar lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja.

“Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa sebagai calon alumni agar lebih siap menghadapi persaingan di dunia kerja, sehingga mereka tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kesiapan diri untuk memasuki dunia industri,” jelasnya.

Eka Pujianti, mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah (AKS), mengungkap bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman baru, terutama dalam mengenal bentuk psikotes yang umum digunakan di dunia kerja.

“Kegiatan ini benar-benar menjadi pengalaman baru untuk saya, terlebih lagi ini pertama kalinya ikut psikotes. Dari kegiatan ini saya jadi punya gambaran tentang tes yang biasanya dipakai saat melamar kerja,” ungkapnya.

Selanjutnya, IB. Maharani Agustini mahasiswa Prodi AKS berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus diadakan dengan jangkauan peserta yang lebih luas.

Reporter: Umi
Editor: Byline

Pos terkait